Hingga Nanti

Kusadari diriku beranjak dewasa.
Kusadari masa kecilku menghilang.

Kini, dunia yang kejam menyambutku.
Jalan berliku, penuh kerikil tajam menanti untuk kulalui.
Badai dan padang pasir gersang menunggu untuk kulewati.

Kubersyukur akan masa laluku.
Ku bersyukur untuk masa kecil
yang teramat indah dan penuh suka cita.

Sebuah kisah hidup kini siap ku torehkan dalam kanvas kehidupan.
Tinta emas kini telah siap.

Akan kunikmati setiap desiran darah.
Akan kunikmati setiap detak jantung.
Karena ku tau, ku tak kan pernah kembali.

Namun bersama orang orang yang kucinta,
aku yakin bisa melalui semuanya.

Hingga nanti berakhirnya hari.
Hingga nanti sang waktu memutuskan untuk berhenti.
Hingga nanti ku kembali pada sang Ilahi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s